Cahaya Bulan

Kamis, 26 April 2018

Tiada ada

Ia terbenam
layu di pelukan
kuncup bibirnya
kelu lidahnya

bukan sebab duka
atau mungkin siapa-siapa

lagi, ini menyoal kata
yang tiada

Bekasi, 26 Agustus 2017

Kembali

Kalau pagi nanti sudah terbangun
tiadalah dekap yang amat rindu
selain pada bunga tidur
di mana lagi kudapati seringai bibir
saat waktu ingin berlaku
dan segera fana
hanya kita bising sendiri
mencari-cari jalan pulang

Bekasi, 25 April 2018.

Kekasih Bulan

Kalau sampai padaku
sepotong bulan di tangan kekasih
ingin kusimpan di bawah bantal
supaya nanti akan tidur
ada samar wajahnya

kalau sampai padaku
sebait puisi tentang bulan
akan kusimpan di buku harian
supaya nanti akan menulis
ada hangat jemarinya

Kalau sampai padaku
Seberkas cahaya bulan
akan kusimpan di bola mata
supaya nanti akan pergi
ada teduh matanya

kalau sampai padaku

Bekasi, 16 April 2018.


Kamis, 21 September 2017

Saya Tidak Bisa Berpuisi

Saya diajarkan menulis, tetapi tidak bisa
menulis puisi. Tiap kali saya coba, tangan saya gemetar.
saya tidak bisa meraih pena.

lalu saya mencari cara untuk menikmati puisi.

saya ingin membaca puisi. tiba-tiba bibir saya kuncup
dan lidah saya kelu. rasa-rasanya seperti bisu.
saya putus asa, tetapi saya masih mencoba mendengarkan puisi.
sialnya saya mendadak tuli. saya tidak bisa dengar puisi.

saya putuskan untuk berpisah dengan puisi. saya sakit.

saya harus bagaimana?
saya sudah terlanjur ingin berpuisi
akhirnya saya belajar pada penyair-penyair rindu
tetapi tiada hasil. saya masih saja bodoh.

Ciputat, September-15-2017.

Kamis, 20 Juli 2017

Dalam Redup

Di redup cahaya
Dalam gelisah dan bayangan
Kunyalakan lagi lampion
Yang menggantung
Di sudut-sudut ruangan
Berpendar menyentuh ujung pandangan

Bau basah sunyi masih tinggal
Sejak kakinya berlalu dan berjejak
Serindu di tiap-tiap malam
Mencekik dan memekik
Melupakan arah ke mana-
Rindu berpulang

Ciputat, 20 Juli 2017.

Sabtu, 08 Agustus 2015



...........

Puisi rumpang itu belum juga kau sempurnakan
Masih menggantung belum bermakna
Apabila sempat engkau membaca
Sila kau lengkapi sesuka hati.

FLF - Bekasi, 9 Agustus 2015.

Sabtu, 01 Agustus 2015

Terpenjara


Oh
Yang kau tulis hari itu
Sebait puisi
Maaf, kau dan puisimu terjerat
Di kedalaman jiwa, tak bisa lepas.

FLF- Bekasi, 4 Juli 2015